Berita & Event

08 Oct 2018

HUT Railink ke 12 & Peluncuran Buku

HUT Railink ke 12 & Peluncuran Buku "Railink on Moving Forward"

 

Pada tanggal 28 September 2018 adalah tepat 12 tahun Railink berdiri. Meskipun KA Bandara Soekarno Hatta baru beroperasi pada 2 Januari 2018 dan KA Bandara Medan-Kualanamu sudah beroperasi pada 25 Juli 2013, konsep KA Bandara sendiri sudah diinisiasi sejak 2006. Dalam Syukuran Hari Ulang Tahun Railink kali ini dibarengi dengan peluncuran buku "Railink on Moving Forward" yang ditulis Yayasan Kereta Anak Bangsa (KAB) dan merangkum 12 tahun perjalanan mewujudkan KA Bandara di Indonesia. Hadir pada acara ini para penggagas pertama KA Bandara di Indonesia, yaitu Edie Haryoto (Dirut AP2 dan KAI pada saat itu), Salahudin Rafi (Komisaris utama PT Railink), Dwi SR, Joko Setiowarno (MTI) yang berbagi cerita perjalanan panjang menentukan letak, rute dan berbagai kendala yang dihadapi sehingga akhirnya KA Bandara Kualanamu yang lebih dahulu beroperasi. 

 

Pada kesempatan ini, Direktur Utama Railink, Heru Kuswanto, juga menyampaikan inovasi-inovasi yang telah dilakukan oleh Railink sampai saat ini, salah satunya adalah menjadi layanan kereta api pertama di Indonesia yang pertama kali menerapkan tiket elektronik secara penuh dengan sistem yang dibangun secara mandiri (ARTS-Cashless, Manless, Paperless). Tantangan lain yang masih harus diselesaikan oleh Railink adalah integrasi/konektivitas antar moda, meningkatkan volume pengguna, dan mengubah kultur masyarakat untuk menggunakan kereta menuju bandara dengan dukungan banyak pihak.

 

Tanggapan positif atas kehadiran KA Bandara juga disampaikan oleh Wakil pengguna Ibu Mela yang menyampaikan apresiasinya terhadap pelayanan KA Bandara dan petugas yang proaktif membantu penumpang. Ibu Mela setiap harinya berangkat ke kantor dari Stasiun Batu Ceper-Stasiun BNI City menjadi lebih mudah dan nyaman dengan adanya KA Bandara Soekarno Hatta. Harapannya kedepan agar ada penambahan rute KA Bandara Soekarno-Hatta di malam hari. 

 

Rangkaian acara HUT 12 Railink kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan secara simbolis peluncuran buku "Railink on Moving Forward", dilanjut dengan pemotongan tumpeng oleh Direktur Utama Railink dan para komisaris dan pemberian santunan kepada anak asuh dari Yayasan Satu Benih.  

Share:

Social Media